Holiday Camp Neon Bit Ajak 31 Anak Isi Liburan dengan Belajar Coding Berbasis Proyek Digital
Holiday Camp Coding Class 2026 diikuti oleh peserta berusia 4–15 tahun dari Yogyakarta dan berbagai kota lainnya. Anak-anak dilatih untuk mengembangkan kemampuan computational thinking dan problem solving melalui kegiatan pembuatan game serta animasi interaktif. Yogyakarta, 15 Juli 2026 — Neon Bit, penyedia program pembelajaran coding dan AI untuk anak, menyelenggarakan Holiday Camp Coding Class 2026 yang diikuti 31 peserta berusia 4–15 tahun. Peserta berasal dari Yogyakarta maupun berbagai kota di Indonesia. Diselenggarakan dalam dua batch, Holiday Camp Coding Neon Bit dibagi dalam dua kelas, offline dan online. Program yang dilaksanakan selama liburan sekolah ini, bertujuan untuk mengembangkan kreativitas, computational thinking, dan kemampuan problem solving anak melalui metode project-based learning. Mengusung konsep belajar melalui proyek nyata, Holiday Camp menghadirkan dua tema berbeda di setiap batch: Batch 1 bertema Dinosaur dan Batch 2 bertema Volcano. Melalui kedua proyek tersebut, peserta belajar menyusun logika, memecahkan masalah, dan menghasilkan karya digital berupa game maupun animasi interaktif. Pembelajaran dibagi ke dalam tiga kelas sesuai jenjang usia dan kemampuan: Code & Tell (4–8 tahun) untuk mengenal konsep dasar coding melalui cerita interaktif, Code & Play (8–15 tahun) untuk membuat animasi dan game sederhana, serta Code & Explore (10–15 tahun) untuk mengembangkan game dan desain 3D. Setiap kelas dirancang bertahap agar anak dapat belajar sesuai tingkat perkembangannya. Di akhir program, setiap peserta mempresentasikan hasil proyeknya — melatih rasa percaya diri sekaligus kebiasaan berpikir sistematis. Debby Aruni, Program Advisor Neon Bit, menekankan bahwa coding tidak seharusnya dipandang sebagai pelajaran rumit yang hanya untuk orang dewasa. “Di Neon Bit, kami percaya belajar coding bukan sekadar mempelajari bahasa pemrograman, tetapi membangun cara berpikir yang bermanfaat bagi anak di masa depan. Dengan metode project-based learning yang dekat dengan dunia anak — membuat game, animasi, dan tantangan interaktif — orang tua bisa melihat bahwa coding adalah sarana melatih logika, kreativitas, dan problem solving sejak dini. Ke depan, Neon Bit akan terus mengembangkan program coding dan AI yang makin mudah diakses lebih banyak anak Indonesia, baik melalui kelas reguler, Holiday Camp, maupun kolaborasi bersama sekolah.”— Debby Aruni, Program Advisor, Neon Bit Dampak program turut dirasakan orang tua peserta. Bunda dari Althaf, peserta Batch 1, melihat perubahan antusiasme anaknya. “Awalnya Althaf tertarik belajar Roblox Studio karena sudah mencoba sendiri di rumah. Setelah mengikuti Holiday Camp, dia jadi lebih semangat dan makin banyak bereksplorasi. Menurut saya, daripada anak hanya bermain game, lebih baik diarahkan untuk membuat game mereka sendiri.”— Bunda dari Althaf, orang tua peserta Batch 1 Sementara itu, Bunda dari Rafka, peserta Batch 2, mengungkapkan bahwa program ini membuka perspektif baru soal manfaat coding. “Awalnya kami ingin mengisi liburan dengan kegiatan bermanfaat sekaligus mengenalkan coding. Setelah mengikuti Holiday Camp, kami memahami bahwa coding bukan sekadar membuat game, tetapi juga melatih logika, penalaran, dan kreativitas melalui proses belajar yang menyenangkan.”— Bunda dari Rafka, orang tua peserta Batch 2 Holiday Camp Coding Class 2026, hadir di tengah penguatan literasi digital pada pendidikan Indonesia. Melalui Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025, pemerintah telah mengarahkan pengenalan coding dan kecerdasan artifisial sebagai bagian dari pembelajaran sekolah. Dalam konteks ini, format berbasis proyek seperti Holiday Camp menjadi jalur yang relevan — memperkenalkan computational thinking melalui pengalaman langsung yang kontekstual, bukan sekadar teori. Pendekatan ini menempatkan anak bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi sebagai kreator yang mampu menghasilkan karya. Orang tua yang ingin mengetahui informasi mengenai Coding Class, Holiday Camp, maupun program kolaborasi sekolah bersama Neon Bit dapat mengunjungi bit.neon.id atau mengikuti akun Instagram @neonbit.id. Tentang Neon Bit Neon Bit merupakan penyedia program pembelajaran coding dan AI untuk anak yang menghadirkan pengalaman belajar melalui pendekatan project-based learning. Dengan mengedepankan aktivitas yang dekat dengan minat anak, Neon Bit membantu peserta mengembangkan computational thinking, kreativitas, problem solving, dan literasi digital melalui kelas reguler, holiday camp, workshop, serta program kolaborasi dengan sekolah.
Apakah Sertifikat Coding Anak itu Penting untuk Masa Depan?

Era informasi saat ini telah berubah jauh dari era sebelumnya. Saat ini, hampir semua orang dapat memproduksi dan menyebarkan informasi tertentu ke publik. Kebebasan seperti ini bukanlah tanpa masalah sama sekali. Informasi yang telah tersebar ke publik belum tentu dapat dijamin kebenarannya. Perkembangan teknologi AI (Artificial Intelligence) yang semakin menggila menjadikan kebenaran suatu informasi sulit untuk diverifikasi. Oleh sebab itulah, kemampuan literasi digital sangat penting untuk ditingkatkan, tidak terkecuali untuk anak-anak. Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kemampuan ini adalah mengikutsertakan anak dalam kursus coding. Setelah kursus selesai, anak bisa mendapatkan sertifikat coding. Apa Saja Manfaat Sertifikat Coding untuk Anak? Secara garis besar, manfaat sertifikat coding untuk anak kurang lebih sama dengan sertifikat keahlian yang dimiliki orang tua. Dengan sertifikat keahlian, peluang kamu untuk diterima kerja di tempat yang lebih bergengsi terbuka lebar. Baca Juga: Apa Saja Manfaat Coding untuk Anak? Kredibilitas dan kompetensi kerja kamu sudah diakui oleh pihak yang memang kompeten di bidangnya. Manfaat seperti inilah yang kurang lebih akan dirasakan oleh anak ketika berhasil mendapatkan sertifikat codingnya. Agar lebih jelas, di dalam artikel ini admin akan menjelaskan lebih lengkap tentang manfaat sertifikat coding untuk anak. Penasaran? Silakan simak baik-baik artikel ini ya! Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Manfaat sertifikat coding untuk anak yang pertama, adalah jelas mampu meningkatkan kepercayaan diri. Mereka jadi tidak lagi minder dengan kemampuan codingnya karena sertifikat yang dimiliki. Selain karena dukungan orang tua, sertifikat coding ini menjadi bukti nyata akan keahlian coding anak setelah melewati masa-masa kursus yang melelahkan sekaligus menyenangkan. Validasi Keahlian yang Diakui Manfaat sertifikat coding untuk anak yang kedua, adalah keahlian coding mereka yang sudah divalidasi oleh pihak yang ahli dan kompeten. Pengakuan seperti ini tentu saja jauh lebih bernilai ketimbang pengakuan yang didapatkan dari orang tua. Anak akan merasa ikut ambil bagian dalam lingkungan orang-orang yang ahli coding. Anak bisa dengan mudah berbaur dalam berbagai komunitas coding karena pengalamannya yang sudah diakui oleh ahli. Memudahkan Anak untuk Masuk Komunitas Coding Berikutnya adalah memudahkan anak untuk masuk komunitas coding tertentu. Perlu orang tua ketahui, ada banyak komunitas coding yang merancang persyaratan khusus untuk seseorang yang menjadi anggotanya. Salah satunya adalah anggota yang wajib memiliki sertifikat coding tertentu. Meskipun demikian, bukan berarti tidak ada komunitas coding yang menerima anggota tanpa sertifikat. Menjadi Nilai Tambah Sebelum Mendaftar ke Sekolah Favorit Selanjutnya adalah sertifikat coding yang dapat menjadi nilai tambah untuk anak sebelum mendaftar ke sekolah favorit. Sertifikat kursus coding ini dapat digunakan untuk mendaftar ke sekolah kejuruan (SMK), politeknik, atau program beasiswa maupun pelatihan kerja. Tentu saja tidak semua sekolah atau politeknik menjadikan sertifikat coding sebagai nilai tambah. Sebagai orang tua, kamu harus mempelajari detail apa saja syarat utama dan tambahan sebelum mendaftarkan anak ke sekolah tertentu. Menambah Nilai Portofolio Anak Sertifikat coding yang telah didapatkan, dapat anak gunakan sebagai nilai tambah dari portofolio. Sertifikat ini jadi pertanda kuat bahwa memiliki minat yang kuat dalam bidang teknologi sejak dini. Apabila anak memiliki nilai yang bagus dalam mata pelajaran seperti Matematika atau Informatika, plus dilengkapi dengan sertifikat kursus coding, besar peluangnya untuk diterima dalam program beasiswa pendidikan teknologi. Menjadi Nilai Tambah dalam Dokumen Lamaran Pekerjaan Manfaat sertifikat coding untuk anak yang terakhir adalah dapat menjadi nilai tambah dalam dokumen lamaran pekerjaan. Ya, untuk kamu yang sekarang duduk di bangku SMA/SMK sederajat, sertifikat kursus coding ini dapat memperbesar peluang diterima kerja dengan cepat. Baca Juga: Pertanyaan yang Wajib Ditanyakan Sebelum Daftar Kursus Coding Terlebih lagi jika bahasa pemrograman yang dipelajari selama kursus sesuai dengan kebutuhan industri kerja terbaru. Oleh sebab itu, penting bagi orang tua mengetahui kurikulum coding dari lembaga kursus terpilih. FAQ Seputar Sertifikat Coding Anak 1. Apakah sertifikat coding anak benar-benar penting untuk masa depan? Ya. Sertifikat coding dapat menjadi bukti nyata bahwa anak memiliki kemampuan dan minat yang kuat di bidang teknologi. Sertifikat yang didapatkan dapat menjadi nilai tambah saat mendaftar sekolah favorit, program beasiswa, maupun pekerjaan tertentu di masa depan. 2. Mengapa kemampuan coding sangat penting untuk dipelajari anak-anak? Anak yang mempelajari coding tidak hanya belajar tentang teknologi secara umum. Dalam coding, anak akan dilatih untuk berpikir logis, kreativitas, dan problem solving. 3. Apakah semua kursus coding dapat memberikan manfaat yang sama untuk anak? Tentu saja tidak. Hanya lembaga kursus coding yang memiliki kurikulum terstandar, mentor ahli dan berpengalaman, serta fasilitas yang lengkap yang dapat memberikan manfaat belajar coding secara maksimal. Kesimpulan Inilah penjelasan lengkap tentang manfaat sertifikat coding untuk anak. Secara garis besar, sertifikat coding ini dapat membantu anak lebih mudah menemukan minat dan bakatnya dalam bidang teknologi. Peluang diterima beasiswa atau pekerjaan yang berhubungan dengan teknologi, terbuka lebar. Apabila kamu berminat mendaftarkan anaknya ke Program Kursus Coding untuk Anak, Neon Bit adalah rekomendasi terbaik. Neon Bit sudah bekerja sama dengan banyak lembaga pendidikan ternama seperti Neutron Yogyakarta, IONs, Archimedes Academy, Integral Offset, dan lain-lain. Silakan daftar anak segera melalui program trial class gratis, atau konsultasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp admin di 62 858‑2318‑65
Kelas Coding Grup vs Privat 1-on-1: Mana Cocok untuk Anak?

Literasi digital adalah kecakapan menggunakan teknologi, informasi, dan komunikasi secara efektif, kritis, dan etis. Kecakapan seperti ini akan membantu kamu terhindar dari informasi hoaks atau perilaku digital yang kurang baik. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan literasi digital. Salah satunya adalah dengan belajar coding. Coding dapat mengubah cara menggunakan teknologi, dari pengguna pasif menjadi kreator aktif. Dapat dikatakan bahwa belajar coding itu penting, tidak terkecuali untuk anak-anak. Mengikutsertakan anak ke kelas coding dapat menjadi pilihan terbaik. Namun, kelas coding apakah yang baik untuk anak? Kelas coding grup atau 1-on-1? Kelas Coding Manakah yang Terbaik untuk Anak? Sebelum benar-benar menjawab pertanyaan ini, sebaiknya kamu sebagai orang tua memahami kelebihan dan kekurangan dari masing-masing kelas. Mari kita mulai dari kelas coding grup terlebih dahulu. Kelebihan dan Kekurangan Kelas Coding Grup Sesuai dengan namanya, kelas coding grup pastinya akan mengharuskan anakmu bertemu dengan anak-anak lain. Pertemuan seperti ini jelas menjadikan anak memiliki banyak teman belajar sekaligus bermain. Mereka dapat belajar bagaimana caranya bersosial dengan orang lain yang memiliki minat yang sama. Selain itu, kelas coding grup secara umum juga mengajarkan anak belajar disiplin dan memiliki komitmen tinggi dalam mempelajari coding. Kelebihan Kelas Coding Grup Berikut ini adalah beberapa kelebihan lain dari kelas coding grup: Kekurangan Kelas Coding Grup Untuk anak yang kurang terbiasa dengan suasana ramai dan lebih senang belajar sendiri, kelas coding grup bukanlah pilihan terbaik. Apalagi untuk anak yang jam belajarnya sudah penuh dengan aktivitas sekolah dan program ekstrakurikuler. Selain itu, kelas coding grup juga menjadikan fokus mentor terbagi. Anak yang tidak mengerti materi coding tertentu terpaksa harus melewatkannya karena prosedur yang sudah terstruktur. Berikut ini adalah beberapa kekurangan kelas coding grup Kelebihan dan Kekurangan Kelas Coding 1-on-1 Selanjutnya, mari kita bahas kelebihan dan kekurangan kelas coding 1-on-1. Sesuai dengan namanya, kelas coding 1-on-1 hanya akan diikuti oleh satu orang mentor dan satu orang pelajar. Dalam model kelas coding ini, anak dapat mempelajari coding langsung dengan pendekatan yang lebih intens. mentor memiliki peran ganda dalam model kelas ini, dan peran itu adalah teman bagi si anak berpikir kritis, semangat, dan pantang menyerah. Kelebihan Kelas Coding 1-on-1 Berikut ini adalah beberapa kelebihan dari kelas coding 1-on-1: Kekurangan Kelas Coding 1-on-1 Secara garis besar, kekurangan kelas coding 1-on-1 berkutat pada dua poin penting. Dua poin penting itu adalah biaya yang mahal dan peluang networking yang kecil. Hal ini wajar mengingat kelas coding 1-on-1 mengharuskan kamu sudah memiliki komputer atau laptop coding yang mumpuni. Selain itu, kamu juga harus memastikan rumah memiliki koneksi internet yang stabil. Tidak adanya pertemuan dengan teman sekelas atau wali murid lainnya, juga menjadikan peluang networking mengecil. Berikut ini adalah beberapa kekurangan dari kelas coding 1-on-1: FAQ Kelas Coding Grup vs 1-on-1 1. Kapan Sebaiknya Orang Tua Memilih Kelas Coding 1-on-1 untuk Anak? Kelas coding 1-on-1 sangat cocok untuk anak yang membutuhkan perhatian belajar yang lebih personal dan intens. 2. Apakah Suasana Belajar Dapat Memengaruhi Minat Anak dalam Mempelajari Coding Sejak Dini? Tentu saja. Suasana belajar yang nyaman dan sesuai dengan karakter anak dapat membuat mereka lebih mudah memahami materi coding dan tidak cepat bosan. Kesimpulan Inilah penjelasan lengkap manakah yang lebih baik untuk anak, kelas coding grup atau kelas coding 1-on-1. Apabila kamu menginginkan proses belajar coding yang lebih intens dan dapat disesuaikan dengan kondisi anak, kelas coding 1-on-1 adalah pilihan terbaik. Namun, apabila kamu menginginkan proses belajar coding yang kompetitif dan memicu anak untuk membangun networkingnya sendiri, kelas coding grup adalah pilihan yang bijak. Apabila kamu berminat mendaftarkan anaknya ke Program Kelas Coding untuk Anak, Neon Bit adalah rekomendasi terbaik. Neon Bit sudah bekerja sama dengan banyak lembaga pendidikan ternama seperti Neutron Yogyakarta, IONs, Archimedes Academy, Integral Offset, dan lain-lain.Silakan daftar anak segera melalui program trial class gratis, atau konsultasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp admin di 62 858‑2318‑6507.