Coding adalah salah satu bagian dari programming. Coding adalah bagaimana caranya kamu menyampaikan perintah ke komputer menggunakan bahasa komputer. Sederhana, tetapi dalam praktiknya coding tidak pernah sesederhana itu.
Wajar jika coding kebanyakan dipelajari oleh orang dewasa. Tapi, ini bukan berarti anak-anak tidak bisa mempelajari coding. Malahan, coding mampu memberikan anak berbagai manfaat penting. Salah satu manfaat coding untuk anak adalah melatih mentalnya agar tidak mudah menyerah.
Baca Juga: Mengapa Coding Penting untuk Anak?
Terdapat manfaat coding lain yang bisa anak kamu dapatkan. Penasaran apa saja manfaat tersebut? Silakan simak baik-baik artikel ini untuk mendapatkan jawaban lengkapnya!
Manfaat Coding untuk Anak
1. Meningkatkan Daya Imajinasi dan Kreativitas Anak
Manfaat coding untuk anak yang pertama adalah mampu meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas anak. Hal ini wajar di dalam coding, anak akan ditantang untuk menyelesaikan suatu permasalahan.
Penyelesaian permasalahan ini dimulai dari memahami titik permasalahan, menguraikan permasalahan ke sub masalah yang lebih sederhana, lalu diakhiri dengan pemberian solusi yang tepat.
2. Meningkatkan Minat Belajar Anak
Manfaat coding untuk anak selanjutnya adalah meningkatkan minat belajar anak. Kok bisa? Bukankah coding itu sulit? Melalui metode belajar yang tepat, coding yang awalnya terlihat sulit akan menjadi lebih menyenangkan.
Sama halnya dengan pelajaran matematika, apabila pengajarnya galak, metodenya tidak fleksibel, anak jadi malas untuk mempelajarinya. Selain itu, keberhasilan dalam menyelesaikan masalah akan memberikan kepuasan tersendiri untuk anak.
3. Meningkatkan Penalaran Menjadi Lebih Baik
Berikutnya adalah coding yang mampu meningkatkan kemampuan penalaran anak lebih baik. Perlu orang tua ketahui, anak memiliki neuroplastisitas tinggi dibandingkan dengan orang dewasa. Neuroplastisitas adalah kemampuan otak untuk terus bertumbuh, berubah, dan memperbaiki.
Kemampuan seperti ini akan semakin terasah jika diberikan latihan dengan soal-soal coding yang menantang tetapi tetap menyenangkan untuk anak.
4. Meningkatkan Kedisiplinan
Selanjutnya adalah coding yang mengajarkan anak secara tidak langsung untuk disiplin. Kok bisa? Coding yang terstruktur dengan logika yang rapi, akan menghasilkan program yang berjalan dengan baik.
Tanpa adanya struktur logika yang rapi, program tidak akan pernah seperti yang diharapkan. Dalam coding, kesalahan titik koma saja dapat mempengaruhi jalannya program. Oleh sebab itu, coding menuntut kita untuk fokus.
5. Membantu Anak untuk Terbiasa Melakukan Komunikasi Bersama Tim
Manfaat coding untuk anak selanjutnya adalah melatihnya untuk terbiasa melakukan komunikasi bersama dengan tim. Bukankah coding itu adalah proses mandiri? Di dunia kerja, coding bukan hanya sekadar memastikan programnya berjalan.
Coders, diwajibkan untuk dapat menjelaskan kode yang telah dituliskan kepada orang lain. Hal ini penting selain karena untuk dokumentasi teknis, juga untuk memastikan pemeliharaan kode tetap berlanjut meskipun coder awal tidak berada di program tersebut.
Baca Juga: Seluruh OSIS SMP Madiun Belajar AI & Coding Bareng Neon Bit
Di kursus coding anak Neon Bit, anakmu bukan hanya akan diajarkan coding tetapi juga presentasi serta komunikasi bersama dengan timnya.
6. Literasi Digital yang Semakin Berkualitas
Menjelang akhir, adalah coding yang mampu meningkatkan kualitas literasi digital anak. Hal ini wajar mengingat dengan coding, anak disibukkan dengan pemecahan masalah dengan nalar yang logis. Mereka jadi tidak punya banyak waktu untuk mengakses konten-konten yang tidak seharusnya.
Bukan hanya sekadar mengalihkan, anak-anak juga secara tidak langsung mengetahui konsekuensi dari mengakses konten yang tidak seharusnya diakses. Mereka jadi lebih mengerti mengapa memilah konten untuk dikonsumsi itu penting.
Memiliki literasi digital yang berkualitas juga akan membantu mereka terhindar dari logika atau nalar tidak sehat yang biasanya tersebar bebas di media sosial. Pemikiran mereka menjadi jauh lebih matang daripada sebelumnya.
7. Membantu Anak Menemukan Minatnya
Manfaat coding untuk anak yang terakhir adalah membantunya dalam mencari minat kerja di masa depan. Perlu diketahui bahwa jumlah coders atau programmers di Indonesia pada tahun 2026 ini terbilang sedikit.
Data dari Jatimnet menjelaskan bahwa hanya 22,4% fresh graduate Perguruan Tinggi yang bekerja sebagai developer, programmer, atau software engineer. Meskipun angka ini menunjukkan peningkatan yang positif, tetapi proporsinya masih di bawah mayoritas programmer yang senior.
Ditambah dengan semakin kompleksnya permintaan industri terhadap teknologi otomatisasi dengan Artificial Intelligence, diprediksi kebutuhan akan coders akan selalu meningkat.
Tambahan, mereka yang mempelajari coding juga memiliki peluang besar untuk mengisi beberapa posisi penting di bagian IT seperti:
- Data Scientist.
- Game Developer.
- AI/Machine Learning.
- Cyber Security.
- DevOps Engineer.
- IoT Engineer.
- Dan lain-lain.
Pekerjaan di bidang IT juga mampu memberikan gaji yang besar, dengan rata-rata nilainya untuk entry level yakni Rp5 juta hingga Rp9 juta per bulan.
Apakah Coding Sulit Dipelajari untuk Anak-Anak?
Sulit atau tidaknya coding sebenarnya tergantung dari banyak faktor. Faktor-faktor tersebut seperti jenis program yang dipelajari, metode pembelajaran, pengajar, fasilitas, dan yang tidak kalah penting, adalah minat anak itu sendiri.
Apabila kamu menginginkan anaknya jago coding, maka kamu perlu memberikan motivasi lebih untuk anaknya mau belajar coding. Tentu saja pemberian motivasi ini harus dilakukan tanpa ada paksaan sama sekali.
Baca Juga: Program Code & Tell untuk Anak Usia 4-8 Tahun Lebih Mudah Pahami Coding
Anak akan jauh lebih mempelajari sesuatu apabila ia memang menyukainya. Ditambah dengan jenis program yang sesuai umur, metode pembelajaran asik, pengajar yang ramah tidak galak, fasilitas yang memadai, motivasi belajar codingnya akan semakin meningkat.
Kamu bisa mendapatkan itu semua melalui kursus coding Neon Bit.
FAQ Seputar Konten
1. Sejak usia berapa anak bisa mulai belajar coding?
Anak sudah bisa mulai belajar coding sejak usia dini, sekitar 4-8 tahun dengan metode yang menyesuaikan.
2. Apa manfaat utama belajar coding untuk anak?
Coding membantu meningkatkan logika berpikir, kreativitas, serta kemampuan anak dalam menyelesaikan masalah.
3. Apakah coding cocok untuk semua anak?
Tidak selalu, tetapi dengan pendekatan yang tepat, sebagian besar dapat mempelajari proses coding dengan bahagia.
4. Apakah belajar coding dapat menjadikan anak kecanduan gadget?
Tidak, selama anak diberikan bimbingan dan pengertian yang mendalam.
5. Apakah coding bisa membantu menentukan masa depan anak?
Ya, karena coding adalah salah satu kemampuan penting dalam bidang IT yang terus diperlukan.
Kesimpulan
Inilah penjelasan lengkap tentang manfaat coding untuk anak. Manfaat ini bersifat langsung dan tidak langsung. Untuk mendapatkan keseluruhan manfaat coding dengan maksimal kamu perlu menerapkan metode belajar yang efektif.
Kamu bisa saja mengikutsertakan anaknya ke kursus coding anak terbaik, Neon Bit. Neon Bit sudah bekerja sama dengan banyak lembaga pendidikan ternama seperti Neuron Yogyakarta, IONs, Archimedes Academy, Integral Offset, dan lain-lain.
Silakan daftar anakmu segera melalui program trial class gratis, atau konsultasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp admin di 62 858‑2318‑6507.