Neon Bit

Apa yang ada di pikiranmu setelah mendengar kata coding? Sebagian besar darimu mungkin akan langsung terbayang sosok laki-laki penyendiri yang mengenakan hoodie, duduk di depan layar monitor yang penuh dengan kode.

Bayangan ini terbilang wajar mengingat dunia coding memang masih didominasi oleh kaum adam. Laporan Microsoft tahun 2023 lalu, mengatakan bahwa secara global hanya ada 20% kaum hawa yang bekerja di bidang teknologi, termasuk coding.

Tentu saja ada banyak alasan mengapa hal ini bisa terjadi. Meskipun begitu, ini bukan berarti coding tidak penting untuk perempuan.

Malahan, coding memiliki banyak manfaat bagi perempuan terlebih jika diajarkan sedari dini. Mengapa?

Mengapa Coding untuk Anak Perempuan itu Penting?

Sama halnya dengan anak laki-laki, coding pada umumnya dapat menjadikan siapa saja memiliki peningkatan daya pikir dan logika yang lebih kuat. Selain itu, coding juga melatih kemampuan problem solving anak menjadi lebih baik.

Meningkatkan kreativitas daya pikir dan memunculkan ide brilian untuk inovasi baru. Di coding, anak pada umumnya akan belajar bagaimana caranya menyelesaikan masalah tanpa mudah menyerah.

Lalu, apa saja manfaat khusus belajar coding untuk anak perempuan?

Membantu Kemampuan Analisis dan Keterampilan Bahasa Meningkat Dua Kali Lipat

Dr. Aisyah Dahlan, seorang dokter umum sekaligus pakar neuro parenting skill Indonesia mengatakan bahwa anak perempuan memiliki sambungan otak kanan dan kiri yang lebih seimbang daripada anak laki-laki.

Keseimbangan ini menjadikan anak perempuan memiliki kemampuan analisis yang lebih cepat dan keterampilan bahasa yang lebih baik dibandingkan anak laki-laki pada umumnya. Anugerah seperti ini tentu menjadi lebih terasa apabila kamu sebagai orang tua terus melatihnya dengan coding.

Membantu Anak Perempuan Agar Memiliki Emosional yang Lebih Baik

Anak perempuan itu lebih ekspresif dan peka terhadap lingkungan sekitarnya. Tidak heran jika anak perempuan lebih mudah menangis ketika menonton drama korea favoritnya. Emosional seperti ini sebenarnya wajar.

Tetapi, emosional tersebut terjadi di bawah alam sadar alias tanpa kontrol yang kuat, maka anak perempuan akan terjebak ke dalam perasaan cengeng dan gampang menyerah. Selain itu, tindakan impulsif lainnya seperti melukai diri sendiri bisa saja terjadi.

Sangat Cocok untuk Anak Perempuan yang Hobi Menulis atau Menggambar

Perlu kamu ketahui jika anak perempuan pada umumnya memiliki kemampuan motorik halus seperti menulis atau menggambar yang lebih baik ketimbang anak laki-laki. Di coding, kemampuan ini tentu saja akan menjadi lebih terasa.

Coding mengharuskan kamu untuk fokus serta detail dalam menuliskan setiap baris kode. Tidak hanya itu saja, dalam program coding seperti Scratch, anak kamu akan belajar bagaimana caranya menyusun blok gambar yang dapat menyelesaikan masalah tertentu.  

Membantu Meningkatkan Peluang Kerja yang Lebih Baik di Dunia Teknologi

Alasan terakhir mengapa coding begitu penting untuk anak perempuan adalah karena pemahaman coding yang baik akan memudahkan jalan kariernya di dunia teknologi. Hal ini wajar mengingat perempuan yang memiliki keterampilan teknologi yang baik terbilang sulit untuk ditemukan.

Seperti yang sudah admin singgung di awal artikel, ada banyak alasan untuk ini. Beberapa di antaranya yakni:

  • Perbedaan benefit antara pekerja laki-laki dan perempuan yang terlalu timpang. Perempuan atau wanita di bidang teknologi memiliki rata-rata gaji 3% lebih rendah dari pria.
  • Menjadi satu-satunya perempuan di ruangan. Karena jumlahnya yang sedikit, tidak jarang perempuan dihadapkan dengan harus berada di ruang kerja IT sendirian sebagai perempuan. Kondisi ini tentu saja menciptakan rasa tidak nyaman tersendiri untuk perempuan.
  • Stereotip bahwa perempuan memiliki kemampuan teknis yang jauh di bawah kemampuan pria.
  • Kurangnya representasi perempuan di bidang teknologi. Perusahaan besar jarang mau memberikan posisi strategis dan eksekutif untuk perempuan.

Contoh Perempuan Sukses di Bidang Coding

Berbicara tentang perempuan sukses di bidang coding, kita pasti akan menemukan banyak contohnya. Dimulai dari zaman dulu seperti:

  • Ada Lovelace. Programmer pertama di dunia. Ia sukses menerjemahkan program Charles Babbage, Bapak Komputer dengan metode kalkulasi Bernoulli.
  • Hedy Lamarr. Penemu cikal bakal sistem WiFi.
  • Grace Hopper. Pengembang kompiler komputer pertama di dunia.
  • Adele Goldberg. Penemu konsep Graphical User Interface pertama di dunia.
  • Radia Joy Perlman. Pencipta konsep jaringan Spanning Tree Protocol.

Untuk zaman sekarang, mungkin akan mengenal nama-nama seperti:

  • Chichi Utami.  IT Business Partner di Paragon Technology and Innovation.
  • Amanda Surya. Programmer di Google.
  • Inggriani Liem. Dosen ITB sekaligus Pembina Tim Olimpiade Komputer Indonesia.
  • Dan lain-lain.

FAQ Seputar Coding untuk Anak Perempuan

1. Apakah coding hanya cocok untuk anak laki-laki?

Tidak. Coding bisa dipelajari oleh siapa saja, termasuk anak perempuan, dan memberikan manfaat yang sama dalam meningkatkan logika, kreativitas, serta kemampuan problem solving.

2. Apakah belajar coding bisa membantu anak perempuan lebih percaya diri?

Ya. Dengan menguasai skill yang masih jarang dimiliki, anak perempuan akan merasa lebih percaya diri dan berani menunjukkan kemampuannya, terutama di bidang teknologi.

Kesimpulan

Inilah penjelasan lengkap mengapa coding penting untuk anak perempuan. Secara garis besar, manfaat yang didapatkan kurang lebih sama dengan anak laki-laki.

Baca Juga: Mengapa Coding Penting untuk Anak?

Jika kamu ingin mengikutsertakan anaknya ke les coding, Neon Bit adalah solusi terbaik. Neon Bit sudah bekerja sama dengan banyak lembaga pendidikan ternama seperti Neutron Yogyakarta, IONs, Archimedes Academy, Integral Offset, dan lain-lain.Silakan daftar anakmu segera melalui program trial class gratis, atau konsultasi terlebih dahulu melalui nomor WhatsApp admin di 62 858‑2318‑6507.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *